Catatan Tentang Perpisahan

February 21, 2011 at 6:41 pm (Bukan Bunga Petik Layu)

aku hanya ingin berbicara kepada tawa, bulatan oranye matahari senja, tentang dia.

dia, yang tak pernah aku mengerti.

dia, racun yang membunuhku perlahan.

 

sebelah dariku menginginkan dia pergi, membencinya hingga muak mendekati gila, menertawakan segala kebodohanku karena telah jatuh hati padanya.

akan kubakar karcis kereta api, bon cafe, semua tulisan -bukti bahwa aku dan dia pernah saling tergila gila-, semoga dia pergi dan tidak menoleh lagi, hidupku -dan mungkin juga hidupnya- pasti akan lebih mudah.

 

tapi, sebelah dariku menginginkan dia datang, mengamini semua mimpi kami, dan untuk kesekian kali, jatuh hati lagi, segila-gilanya. aku dan dia kemudian mendamparkan diri untuk mengenang setiap inci perjalanan, dan kesabaran hati.

 

terima kasih untuk perjalanan mahal ini. aku pertaruhkan segala demi apa yang aku rasa benar. mencintainya pernah menjadi kebenaran tertinggiku.

 

dan kubiarkan dia melaju dengan kereta yang berbeda. aku? keretaku rasanya tidak sabar membawaku melaju. kami percaya, suatu hari kami akan bertemu di perjalanan yang sama, jika memang benar begitu adanya.

 

perpisahan, sebagaimana kelahiran dan kematian, juga pertemuan melekat seperti koin. bertolak belakang, namun tidak terpisahkan. ada perpisahan, (pasti) ada pertemuan selanjutnya.

 

semoga beruntung, dan sampai jumpa.

 

*Tulisan seorang teman yg dimuat di notes facebooknya. Theresia Karninda. Semoga kamu cepat menemukan maknanya, kawan..

 

Permalink Leave a Comment

Tepa Selira

September 16, 2010 at 8:57 pm (Catatan Harian)

Yang gw pahami, hal-hal yang ditanamkan ke kita itu lebih awal berarti lebih fundamental. Misalnya pelajaran-pelajaran yang dikasih waktu kita SD..

Dulu gw pernah diajarin dalam bersosialisasi dengan orang lain kita harus ber-tepa selira. Tepa Selira adalah ungkapan dalam bahasa Jawa yang berarti kita merasakan apa yang orang lain rasakan..

Sayangnya pas SMP gw diajarin pelajaran perubahan makna. Ada penyempitan, perluasan dan lain-lain..

Sekarang gw kuliah. Dan yang gw liat tepa selira udah berubah makna jadi orang lain merasakan apa yang kita rasakan, kadang disertai pemaksaan..

Tragis..

Kasian Pak Yanto guru PPKN gw waktu SD…

Permalink 3 Comments

Tuhan Maha Ga Adil

September 16, 2010 at 8:36 pm (Bukan Bunga Petik Layu, Catatan Harian)

Menurut lo Tuhan itu Maha Adil?

Yang pasti Tuhan itu Maha Segalanya..

Menurut gw berarti Tuhan Maha Ga Adil jg..

Kalo gw lakuin suatu kebaikan, Dia bales kebaikan juga berkali lipat..

Tapi kalo gw salah, Dia maafin gw..

Ga adil kan?

But, that’s why i love Him..

So stop telling me to take that revenge, mom..

Permalink 1 Comment

Umbrella

May 31, 2010 at 9:56 am (Catatan Harian)

Tau lagu Umbrella nya Rihanna? tau dong ya pastinya..

Saya denger lagu itu pertama kali udah dari lama bgt.. Trus ga lama kemudian lagu itu dibawain ulang sama banyak bgt musisi, sampe di bank lagu laptop saya ada folder khusus yang judulnya Umbrella.. Waktu itu saya bingung knp ni lagu ko bisa hype bgt ya.. Kalo dari segi musiknya, ya emang enak, tapi ga beda jauh sama lagu-lagu RnB dan Soul yang sealiran..

Trus beberapa bulan yang lalu, saya berduet sama Ella bawain lagu itu di acara KMKAJ..

Tapi baru beberapa minggu yang lalu saya ngerti dimana kerennya ni lagu. Waktu itu saya lagi dalam kombinasi mood yang aneh. Lagi agak mellow tapi ga sedih tapi juga ga pengen sendiri tapi lagi berasa hening tapi ada sedikit semangat juga. Saya lupa, kalo ga salah saya denger radio yang muterin lagu Umbrella. Dan baru saat itu saya bisa dengerin liriknya bener-bener. Dan baru saat itu juga saya sadar kalo phrase ‘u can stand under my umbrella’ itu maksudnya,’jangan takut, gw ngelindungin lo ko..’

Dan ternyata metafor payung itu keren.. hehee..

You had my heart
We’ll never be worlds Apart
May be in magazines
But, You’ll still be my star
Baby cause in the dark
you can’t see shiny cars
That’s when you need me there
With you i’ll always share

Permalink Leave a Comment

Mie Goreng

May 7, 2010 at 8:14 pm (Catatan Harian)

Indomie goreng, dan mie instan lain, itu ga bener-bener digoreng.. Mereka direbus..

Berapa orang yang tau tentang ini?

Mungkin sebaiknya kita tidak berhenti melihat di apa yang terlihat..

Permalink 1 Comment

Next page »

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.